20 November 2008
The Baitel Boyz
Ditulis oleh bella dan telah dikomentari sebanyak 0 buah
Stenly Tulalo

Binrod, Stenly, Ferdy
Trio ini terbentuk secara tak sengaja ketika kami mempersiapkan acara untuk pernikahan teman kami Yos dan Yuldi pada bulan September lalu. Waktu aku dan 2 orang temanku Dessy dan Anto selesai latihan untuk lagu prosesi masuk pengantin, Stenly minta aku mainin lagu Janji Suci-nya Yofie and Nuno dan dia nyanyi, suaranya merdu banget, aku minta supaya nyanyi diacara pernikahan Yos dan Yuldi nanti, tapi dia gak berani nyanyi sendiri akhirnya diajak 2 orang sahabatnya Ferdy dan Binrod dan mereka pun “OKE” langsung deh kami latihan serius malam itu dengan suara yang dibagi tiga. Puji Tuhan mereka bisa menyanyi dgn baik diacara itu meski awalnya terlihat agak grogi.

Ekspresi mereka waktu nyanyi
Aku pengen nulis diblog ini tentang 3 sahabatku ini:
Ferdinand Sarindat
Suaranya ngebas, untuk nada-nada rendah dia jago-nya. Orangnya smart en rajin banget. Karena keuletannya diusia yang belum kepala 3 dia udah jadi Kabag Keuangan di PT. Hasjrat Abadi Toyota Gorontalo. Dia paling suka nonton film, kalo pulang Manado tempat yang ia kunjungi setelah rumahnya adalah Studio 21. Film apapun pasti jadi santapannya kecuali film Indonesia… Aku pernah komplen ma dia supaya cinta produk dalam negeri, akhirnya dia ngajak aku nonton Laskar Pelangi di Studio 21 Manado bulan oktober lalu hehehe... Dia anak rumahan, dia lebih suka tidur daripada jalan-jalan, makanya kalo kami jalan bareng dia memilih tidur dimobil capeee deee...


Binrod Situngkir
Nih dia orang yang paling rame dan paling gede suaranya diantara kedua temannya. Bukan hanya disaat dia ngomong tapi saat mereka nyanyi pun suara Ferdy n Stenly ketutup ama suaranya hehehe, kalo aku komplen dia bilang ‘maklumlah suara orang batak gede-gede’ hehe... Saat ini dia bertugas sebagai anggota POLRI di Polda Gorontalo. Rumahnya dijadiin markas Baitel Boyz, karena dia tinggal sendiri jadi kami bisa bebas latihan dirumahnya. Bukannya hanya itu saja kadang kami masak bareng, makan bareng, nonton bareng, ngerumpi bareng dirumahnya...

Selain mereka bertiga, ada juga 1 orang yang bersahabat dgn mereka yaitu Haryanto Kambey. Tapi karena dia kurang PD untuk nyanyi makanya mereka jadiin dia Manager halaaach....hehehe... Kami sering panggil dia Otna. Sebenarnya nama panggilannya Anto tapi karena dipemuda kami ada juga yang bernama Anto jadi kami baca namanya dari belakang. Dia keturunan Tionghoa dan saat ini sibuk ngurusin usaha keluarganya. Koko ini paling usil diantara mereka berempat. Kalo ada sandal, kunci mobil, kunci motor, hp, ato kacamata yang ilang sasaran utama kami adalah Ko’ Otna sebagai pelakunya, pasti dia yang umpetin, orangnya usil banget tapi sangat perhatian dan penyayang. Aku sering bilang dia ‘Koko yang aneh’

Tiap kali kami latihan, pasti Ko Otna ikutan hadir, dia selalu kasi support sekaligus komplen meski terkadang komentarnya aneh dan bikin kami ketawa hehe... Hari minggu kemarin adalah penampilan mereka yang ke-4 untuk nyanyi di Gereja. Ternyata itu bukan hanya menjadi penampilan mereka yang ke-4, tapi penampilan terakhir karena kemarin salah seorang dari mereka harus meninggalkan Gorontalo karena mutasi kerja ke Manado. Dia adalah Stenly. Hiksss... Padahal mereka akan jadi singers untuk acara Natal Pemuda tgl 22 Desember nanti bahkan sudah latihan beberapa kali dengan Dessy dan Anto sebagai Song Leader, tapi kehendak Tuhan lain dgn kehendak manusia. Kami harus kehilangan seorang sahabat yang baik dan lucu.

Aku, Ferdy, Binrod, Stenly, Dessy, Anto
Latihan terakhir kami dengan Stenly untuk persiapan Natal Pemuda
Kemaren malam mereka ngajak aku jalan-jalan ke pantai, tapi karena aku kecapean n gak enak badan akhirnya aku gak ikut eehh.. ternyata mereka gak jadi ke pantai, mereka berempat karaoke bareng, aku jadi pengen banget kesana yaaaah maklumlah kalo yang namanya “nyanyi” aku gak bakalan nolak, tapi mereka ngelarang aku datang karena aku lagi kurang sehat n butuh istirahat hikss… sebeeell bangettt… langsung keluar “jutekku”… Sedih banget gak bisa nyanyi rame-rame dimalam perpisahan kami dgn Stenly, aku kehilangan sahabat yang paling jago mengimprovisasi lagu. Meski tanpa Stenly, aku beharap Ferdy dan Binrod tetap semangat untuk nyanyi di Gereja untuk memuji Tuhan.

F4 dan Sanchai halaaach....xixixiii...

Stenly, Aku, Ferdy....Binrod n Ko' Otna kemana yaa???

Aku kehilangan jagoanku yang satu ini...hiks..

Subcribe RSS of this blog






